Relawan Bangun Saung untuk Kakek Penghuni Semak Belukar

BERITA LIVE – Sejumlah relawan dari berbagai komunitas sosial membangun saung untuk abah Aman (85). Saung itu didirikan pada Senin (22/4) petang di Kampung Ciloa, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Saung terbuat dari rangka baja ringan dan papan ini didirikan tak jauh dari semak belukar tempat kakek sebatang kara tersebut tinggal. Atap ‘balai’ ini terbuat dari seng aluminium

Bale itu tak berpintu. Luasnya sekitar 2 x 2 meter dan menghadap ke perapian tempat abah Aman biasa membakar sampah ketika malam.

“Sudah selesai dikerjakan, ini bantuan dari relawan Indonesia Muda, Lentera dan donatur yang peduli. Tapi sayang abah Aman enggak pulang malam tadi, enggak tahu kemana,” kata Syaeful (36), tetangga Aman, kepada bertita live di kediamannya, Selasa (23/4/2019).

Aman tinggal di semak belukar lebih dari tiga tahun lamanya. Sehari-hari, ia bekerja mengangkut sampah atau menjaga ladang warga yang hendak dipanen

Untuk menghangatkan diri saat malam, ia biasa membakar sampah dan abunya ia tutupi dengan pasir sebelum merebahkan badan di atasnya.

Kisah abah Aman ini pertama kali diangkat dalam bentuk video ke media sosial oleh relawan dari Indonesia Muda, Aspura Azhari. Video itu akhirnya menjadi viral.

“Awalnya saat saya pulang dari Padalarang mau lewat ke Parongpong. Terus saya penasaran melihat pria tua tak berbaju, sambil memikul karung, barang yang dibawanya bukan rongsokan untuk dijual,” tutur Aspura kepada melalui sambungan telepon.

Aspura penasaran. Ia mengikuti kakek tersebut. Aspura terkejut, ternyata abah Aman tinggal di semak-semak. “Setelah ngobrol panjang dengan beliau, akhirnya saya berinisiatif untuk membuat videonya. Saya enggak menyangka videonya bakal viral,” ujarnya.

Soal saung yang dibangun relawan, sebelumnya mereka telah menempuh izin kepada pihak terkait. “Tanahnya itu kan milik Jasa Marga. Setelah diizinkan, kami segera berkoordinasi untuk membangun ‘balai’ di tempat Abah Aman,” ucap Aspura.

(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *