Samsat online di Serpong Tangerang sepi peminat


BERITALIVE
– 
Loket samsat online 3 Provinsi di Kantor Samsat Bersama Serpong sepi peminat. Dua loket yang ada itu tak terlihat hiruk pikuk dibanding loket pembayaran secara manual, Rabu (13/9).

Meski sudah menerapkan sistem pembayaran online, warga tiga Kecamatan Setu, Serpong dan Serpong Utara di Kota Tangerang Selatan, nyatanya masih lebih memilih pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) secara langsung atau manual.

Seperti terpantau di Kantor bersama samsat Serpong di Jalan Civic Center, Lengkong Gudang, Serpong, hari ini. Loket pembayaran PKB yang ada dipenuhi antrian, sementara dua loket samsat online terlihat begitu sepi.

Dua loket samsat online yang melayani 3 Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten di Samsat Serpong, tak menunjukkan aktifitas pelayanan yang sibuk.

Annisa, seorang wajib pajak asal Kelurahan Lengkong, Kecamatan Serpong, mengaku tak mengerti tata cara pembayaran pajak kendaraannya secara online. Lagi pula, pembayaran secara online juga mengharuskan wajib pajak ke kantor samsat terdekat.

“Makanya saya milih bayar langsung ke samsat, Saya engga tahu, engga mengerti juga caranya, manual begini juga enak. Cepat juga dilayani,” kata Annisa di Samsat Serpong.

Wajib Pajak Lainnya, Dania, warga Serpong Utara mengaku memiliih pembayaran secara langsung atau manual ketimbang elektronik yang menurut dia pembayaranya lebih rumit dibanding dengan langsung mendatangi kantor samsat.

“Saya sempat browsing caranya seperti apa, saya rasa masih enak bayar langsung, karena harus buka rekening bank Banten dulu, di sini juga saya tidak tahu dimana ada cabang Bank itu,” kata dia.

Kepala Unit Pelayanan Teknis samsat Serpong, TUbagus Mochamad Kurniawan mengaku, sejak diresmikan pada Jumat 8 September kemarin sampai Selasa 12 September, jumlah wajib pajak yang melakukan pembayaran secara online baru 4 WP.

“Sejak Kami buka hari Jumat 8 September sampai kemarin, jumlah WP yang membayarkan pajak kendaraannya masih dibawah 5 WP,” ucap dia.

TB Kurniawan mengaku, pihaknya masih akan terus mensosialisasikan kemudahan pembayaran PKB secara online tersebut, kepada warga di tiga Kecamatan Serpong, Serpong Utara dan Kecamatan Setu.

Dia juga mengakui, keengganan warga membayar secara online karena kesulitan mengakses Bank Banten.

“Bank Banten memang belum banyak di Kita, tapi sebentar lagi kalau tidak salah akan ada kantor cabang di Serpong. Kita pun terus selalu mensosialisasikan ini (pembayaran PKB secara online), ini hanya soal kebiasaan. Tapi sudah harus dimulai,” katanya.

Meski begitu, dia memastikan pembayaran PKB secara langsung di kantornya, juga tak akan memakan banyak waktu.

“Pelayana kami berusaha memberikan yang terbaik, satu loket satu orang terlayani tak sampai 15 menit. Secara online ini masih terus kita edukasi ke masyarakat,” katanya. (hn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *