Sebelum dirampok, Bank Kaltim sudah diintai orang tak dikenal

download (6)

Kawanan rampok bersenjata api menggasak Rp 248 juta yang tersimpan di brankas dan kas Bank Kaltim kantor kas Loa Janan, di kilometer 4 poros jalan Samarinda-Balikpapan, Jumat (4/3) sore. Sebelum dirampok, diduga kuat bank itu telah diintai orang tak dikenal.

Peristiwa itu mengejutkan warga sekitar. Beberapa warga mencurigai, sebelum beraksi, kantor kas Bank Kaltim itu telah diintai orang tak dikenal. Sebab beberapa hari sebelum kejadian, orang tak dikenal seringkali wara wiri melintas di depan kantor itu.

“Ada beberapa orang sering mondar-mandir di depan kantor. Sesekali nongkrong di warung, tapi saya pastikan itu bukan orang sini (bukan warga Loa Janan),” kata Nardi, warga Loa Janan, saat berbincang bersama merdeka.com, Jumat (4/3) malam.

Gelagat mencurigakan semakin menguat setelah orang-orang tak dikenal itu, seringkali melakukan pengamatan ke arah kantor Bank Kaltim.

“Sambil nongkrong, matanya terus melihat-Iihat ke arah kantor bank. Seperti sedang mengawasi. Mungkin itu yang merampoknya,” ungkap Nardi.

Warga sekitar lokasi Bank Kaltim lainnya dalam kesempatan yang sama, juga mengutarakan tidak berbeda. Terlihat gerak gerik tak lazim beberapa orang bukan warga Loa Janan. Namun demikian, warga belum menaruh kecurigaan besar.

“Agak aneh saja, ada orang memang sering lihat-lihat ke bank. Ya itu benar, orang-orang itu bukan orang Loa Janan,” kata Hifni Nurjaya, warga Loa Janan lainnya.

“Biasanya pagi, kadang siang jelang sore. Tapi ya itu, sambil nongkrong di warung depan bank. Seperti biasa, tapi pandangannya sering ke arah bank,” ungkap Hifni.

Pascakejadian, warga berharap kepolisian bisa segera menangkap pelaku, lantaran aksinya sudah meresahkan.

“Selain itu tentu ini pembelajaran juga bahwa orang-orang berperilaku mencurigakan, ada di sekitar kita. Sampai sore tadi, orang-orang tak dikenal itu, tidak pernah muncul,” terang Hifni.

Diketahui, kawanan perampok bersenpi, menyatroni kantor kas pembantu Bank Kaltim Loa Janan, sekitar pukul 15.00 WITA, Jumat (4/3) sore. Peristiwa itu berlangsung cepat. Kepala Kantor Kas Bank Kaltim Esti Wulandari kebetulan berada di meja teller di lantai 1, mengingat saat itu bersiap-siap menutup operasional.

Selain menggasak uang tunai senilai Rp 248 juta, perampok juga mengambil peralatan rekaman kamera pengintai atau CCTV. Usai beraksi, kawanan perampok bergegas menuju arah Balikpapan. Kepolisian di Samarinda dibantu Polres Kutai Kartanegara, melakukan pengejaran. Namun demikian, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Setyobudi Dwiputro, belum bersedia memberikan penjelasan terkait peristiwa itu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *