Seekor Paus Terpaksa Disuntik Mati karena Ada 30 Kantong Plastik Dalam Perutnya

UCScreenshot20170204062235

BERITALIVE-Seekor paus yang terdampar di Pulau Sotra, Norwegia, terpaksa disuntik mati. Sebab, tim peneliti menemukan lebih dari 30 kantong plastik di dalam perutnya. Akibatnya, mamalia tersebut mengalami gangguan pada ususnya sehingga berkali-kali terjebak di perairan dangkal di Norwegia.

Ilmuwan dari University of Bergen menyatakan, paus tersebut mengalami sakit yang luar biasa akibat gangguan di ususnya. Mereka mengaku tidak terkejut atas penemuan limbah kantong plastik tersebut. Terdapat limbah plastik bekas pengiriman paket dari Inggris dan Denmark di perut ikan paus tersebut.

“Penemuan ini tidak mengejutkan. Tetapi, tetap saja menyedihkan harus menemukannya dalam jumlah besar. Saya takut membayangkan berapa lama waktu yang dibutuhkan sebelum perutnya terisi penuh,” ujar ahli zoologi, Dr. Terje Lislevand, mengutip dari berita Russia, Sabtu (4/2/2017).

Ikan paus tersebut ternyata juga menelan sampah plastik bekas pembungkus permen dan roti. Hewan itu diduga salah mengira kantong-kantong plastik tersebut sebagai cumi-cumi yang menjadi makanannya.

Penemuan limbah plastik di dalam tubuh hewan laut yang sekarat atau mati cukup sering terjadi. Forum Ekonomi Dunia memprediksi, akan lebih banyak limbah plastik di laut lepas daripada ikan pada 2050.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *