Sejarah sariwangi: dinuat sejak 1973 hingga pailit di 2018

 

BERITA LIVE : pengadilan niaga jakarta pusat mengabulkan pengajuan pembatalan perjanjian perdamaian dari Pt bank ICBC indonesia terhadap PT. sariwangi agricultural Estate Agency, dan PT maskapai perkebunan indorub sumber wadung. itu artinya sariwangi telah berstatus pailit.

 

sariwangi merupakan perusahaan pengelohan teh ternama dan cukup tua di indonesia. melansir berbagai sumber, perusahaan ini didirikan oleh japan alexander supit.

 

pada 1972 para pendiri perushaan memperkenalkan teh dengan kemasan kantong. produknya menjadi teh celup pertama yang ada diindonesia. produk teh celup cukup di terima lantaran cara mengkonsumsi yang dinilai lebih praktis ketimbang teh tubruk.

 

lalu pada 1973, sariwangi telah resmi berdiri.perusahaan berkembang cukup pesat, bahkan pada 1985 sariwangi wangi mengekspor produknya ke berbagai negara termasuk amerika serikat, australia, inggris, timur tengah dan rusia.

 

pada 1898 unilever sempat bekeja sama dengan perusahaan untuk meminta memproduksi teh. unilever bertindak sebagai distribulor. namun kabarnya unilever sudah tak lagi bekerja dengan sariwangi agricultural eslate agency.

 

PT INDORUB sendiri anak usaha dari sariwangi group yang bergerak dalam pengelohan kebun teh. pada 2002 perusahaan itu mampu memproduksi hingga 5ribu ton teh.

 

sariwangi juga sempat melebarkan usahanya dengan meluncurkan merek lainnya seperti sedap wangi dan sari murni dengan produk teh kantong bundar.

 

namun kisah itu berakhir setelah beberapa hari yang lalu pengadilan niaga jakarta pusat menyatakan kedua perusahaan itu pailit. perusahaan penggolahan dianggap lelah melanggar perjanjian perdamaian soal utang piutang dengan PT bank ICBC indonesia.

 

setelah tagihan kartu kredit utang bermasalah bank ICBC indonesia sepakat dalam penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU). total utang sariwangi kepada bank ICBC indonesia saat itu mencapai US$ 20.505.166 atau sekitar rp 309.6 miliar.

 

namun sejak perjanjian itu pihak sari wangi tidak memenuhi perjanjian dengan membayar cicilan utang. hingga akhirnya PT Bank ICBC indonesia mengajukan pembatalan perjanjian perdamian.

 

berbarengan dengan sariwangi, Bank ICBC indonesia juga meminta pembatalan perjanjian perdamian kepada PT maskapai perkebunan indorub sumber wadung. total utang perusahaan ini mencapai $2.017 595 dan RP 4.907.082.191.

(cr)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *