Selain Safari Ramadan, JR Saragih Gelar Safari Natal Bersama Masyarakat ke Tujuh Kecamatan

BERITALIVE – Pemerintah Kabupaten Simalungun dipimpin Jopinus Ramli Saragih terus menyerukan toleransi lewat Safari Natal bersama masyarakat.

JR Saragih berkunjung ke tujuh lokasi, mulai dari Serbelawan hingga berakhir di Kecamatan Siantar.

Kabupaten Simalungun memiliki toleransi beragama yang kuat, sebelum perayaan Natal Pemerintahan Kabupaten Simalungun di bawah kepemimpinan Bupati Simalungun JR Saragih melakukan safari ramadhan kemudian di Natal juga dilakukan hal yang sama, ini membuktikan bahwa Kabupaten Simalungun memiliki toleransi beragama yang sangat kuat,” ucap Warga Siantar Endang di Lapangan Batu Tujuh, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (21/12/2017).

Diakuinya, dalam perayaan Natal bersama tersebut bukan hanya dihadiri oleh masyarakat beragama Kristen saja, melainkan agama Muslim dan lainnya ikut meramaikan perayaan Natal tersebut.

Bisa dilihat, perempuan berjilbab dan pria memakai peci pun juga hadir di perayaan natal masyarakat bersama Pemerintahan Kabupaten Simalungun. Ini menandakan bahwa Bapak JR telah menyatukan masyarakat dengan penuh kedamaian,” bebernya.

Warga Tebing, Yoni Tampubolon juga melihat bahwa perayaan natal ini memiliki keharmonisan antara Pemerintahan Kabupaten Simalungun dengan masyarakat.

“Suasana natal yang mencair ini menandakan bahwa Kabupaten Simalungun bisa menjadi contoh buat wilayah lainnya di Sumatera Utara untuk selalu menjaga kerukunan beragama,” tambahnya.

Bupati Simalungun JR Saragih mengatakan, di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara memiliki banyak perbedaan suku, agama maupun golongan.

JR Saragih berharap, melalui wajah baru dari Gereja GKPS Kongsilaita ini bisa bersatu dan bersama-sama memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui iman yang berbeda-beda.

Sehingga diharapkan di dalam kemajemukan ini kekondusifan masyarakat agar tetap dipertahankan.

“Mari kita bersama-sama untuk membangun Tanah Habonaron Do Bona, saling menghargai, mengikat kesatuan untuk menjunjung tinggi Pancasila,” tutupnya.

JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *