Seto Ungkap Kronologi Didepak Secara Mendadak dari PSS Sleman!

BERITA LIVE – Seto Nurdiantoro mengungkapkan kronologi didepak secara dadakan dari PSS Sleman dan digantikan Eduardo Perez di kursi pelatih.

Seto tak diperpanjang kontraknya sebagai pelatih di klub Liga 1 itu dan digantikan Perez. Pelatih asal Spanyol itu merupakan mantan asisten Luis Milla di Timnas Indonesia.

Beredar kabar bahwa Seto awalnya meminta kenaikan gaji hingga 50 persen dalam perpanjangan kontrak.

Pelatih 45 tahun itu pun membenarkan kabar tersebut saat dikonfirmasi beritalive.com, Kamis (16/1) siang. Mantan gelandang Timnas Indonesia itu mengungkapkan kronologi negosiasi dengan pihak PSS hingga didepak secara mendadak dari klub itu.

” Iya saya, saya sempat bertem dengan pak fatih (Chabanto, CEO PSS) pada sabtu (11/01/2020). Saya mengajukan kenaikangaji saya 50%, untuk kontrak baru saya di PSS Sleman,” Ujar seto.

“Kemudian kami bertemu lagi pada ari senini tanggal (13/01/2020), namun pada pertemuan itu tidak di hadiri oleh pak fatih.Hanya ada Direktur PSS Sleman, dan Komisaris Klub.

“Mereka hanya sanggup memberikan kenaikan gaji sekitar 30 persen. Saya katakan akan konsultasi dahulu dengan keluarga. Bukan berarti saya menolak,” kata Seto.

Tak ada komunikasi lagi antara Seto dan pihak klub sejak pertemuan itu. Namun, dia mengaku kaget ketika manajemen memutuskan menggantinya dengan Eduardo Perez di kursi pelatih pada Kamis (16/1) pagi.

“Sejujurnya keputusan itu memang agak kurang apik. Tapi saya mengerti karena ini sudah menjadi dinamika sepak bola. Mungkin ini sudah menjadi jalan Tuhan untuk saya,” tutur Seto.

Sementara itu, beritalive.com sempat mencoba menghubungi Fatih untuk meminta konfirmasi, namun tak ada respons dari CEO PSS tersebut.

Sebelumnya, suporter fanatik PSS, Brigata Curva Sud (BCS), mengungkapkan kemarahan mereka di media sosial dengan meramaikan tagar #BCSMelawan memprotes keputusan klub mendepak Seto.
(AS)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *