Sri Mulyani Mau Aset Negara Dikelola Memakai ‘Gaya Milenial’

BERITA LIVE– Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta barang milik negara (BMN) atau aset negara dikelola dengan mengikuti perkembangan zaman. Di era digital tentunya terjadi perubahan kebutuhan di masyarakat.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mencontohkan, bahwa aset negara bisa dioptimalkan manfaatnya lewat konsep share cost atau berbagi biaya. Hal ini sesuai dengan konsep yang banyak dipakai milenial ‘ ‘jaman now’ pada ruang kerja berkonsep co-working space.

“Ingin saya tekankan karena saya sekarang sedang meminta kepada Ditjen Kekayaan Negara, agar seluruh space barang milik negara dioptimalkan penggunaannya. Di dalam konsep cara kerja baru di era teknologi digital sekarang semakin banyak tempat kerja yang menggunakan konsep cost sharing atau open space,” kata dia di kantornya, Kamis (12/9/2019).

Namun dia memahami bahwa generasi tua akan kesulitan untuk beradaptasi dengan perkembangan tersebut. Maka diperlukan peran generasi milenial di lingkungan kementerian/lembaga.

“Kalau kita termasuk generasi yg sudah lebih tua barangkali lebih sulit berubah. Tapi saya tahu di hampir semua K/L termasuk Kemenkeu sudah lebih dari 70% dari jajaran kami adalah kelompok milenial. Dan mereka jadi digital native, mereka itu lah yang bisa menerima konsep-konsep bekerja baru termasuk menggunakan BMN,” jelasnya.

Dengan mengikuti perkembangan tersebut, diharapkan pengelolaan aset negara bakal lebih baik.

“Dan ini nanti akan menentukan penggunaan BMN-BMN kita secara lebih baik. Ini adalah evolusi yang terus menerus kita perbaiki dari sisi pengelolaan dan penggunaan BMN,” tambahnya.
(th)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *