tanggapan sandiaga uno putusannya yang tolak ojek online jadi angkutan umum

berita live- wakil gubernur DKI jakarta sadiaga salahudfdin uno mengatakannya keputusan nya mahkaman konstitusi (MK) yang menilaknya ojek daring sebaginya transportasi umum seharusnya dibarengi penyelarasan.ia mengatakannya bawasannya keputusan tersebut harus dicermatibersama-sama karena kehadirannya ojek daring menjadi sarana transportasi bagi masnyarakat kita  ”yang paling mendasarkannya  bawak objek itu sudah ad dan sudah di jadikan saran transportasi  dan keputusannya MK bahwa nggak bisa digunnakan lagi sebagai transportasi umum karenanya aspek keselamatannya ,ini yang harus di pastikan oleh di teman-teman jajaran dishub  (dinas perhubungan),” ujar4kan di gedung DPRD DKI jakarta ,gambir jakarta pusatnya ,senin( 2/7/2018).

ia dimintakan dishub untuk berkoordinasi dan melakukannya penyesuai karena sebetulnya ojek dan daring terlalu sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat kita .

ia juga memintannya agar pemerintahan untuk utuk tidak menutupi matanya.putusannya MK yang di ambil berdasarkan  pertimbangannya aspek  keselamatannya tersebut harus segera di carikan solusinya bagaimana menyelarakan itu yang jadi PR buat kita jangan sampai kan  apa yang sudah jadi ,kita menutup mata dua-duanya nggak bisa ,”ujarkan .”ojol di depan blai kota ada dan beberapa  beroperasi mungkin salah satu dari kita menggunakannya ojol sebagai sarananya transportasi tapi keputusan hukumannya sepertinya itu kita sekarang mencarikan adaptasinya  seperti apa ,”tambahannya .untuk di ketahuinya ,MK menilak permohonan perwakilan ojek daring yang menggugatkn pasal 47 ayat (3) udang -udang nomor 22 tahun 2009 tentangnya lalu lintasnnya  dan angkutan jalan (LLA) untuk memasukan ojek daring sebagai jenis kendaran (sepeda motor) transportasinya .    (AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *