Tentang air ketuban yang tidak banyak ibu tau

Tentang air ketuban yang tidak banyak ibu tau

Tentang air ketuban yang tidak banyak ibu tau
Tentang air ketuban yang tidak banyak ibu tau

BERITA LIVE – Air ketuban berhasil keluar sendiri apabila terjadi robekan pada kantong yang berada pada rahim. Aliran air ketuban yang menjadi penopang bagi janin melalui serviks dan vagina. Pecahnya kantong air ketuban dapat disertai keluarnya hormon serta zat kimia yang memacu kontraksi. Biasanya rasa nyeri kontraksi dapat muncul setelahnya dan semakin lama semakin hebat.

Dalam kondisi tersebut, ibu harus segera mendapat pertolongan baik pada dokter dan bidan. Sering kali ibu tidak menyadari kondisi air ketuban yang sesudah mengalir. Pada kehamilan pertama, keluarnya air ketuban sering kali dikira urine. Sebenarnya air ketuban serta urine sungguh berbeda. Air ketuban cenderung berwarna buram serta bukan kuning seperti urine. Air tersebut juga tidak mempunyai aroma menyengat. Kalau ibu mengalami pecah ketuban, sementara masih berada di rumah atau di lokasi yang jauh pada klinik dan rumah sakit, cobalah tetap tenang.

Tahan pelvis seperti senam kegel dan seperti ketika menahan buang air kecil. Kalau air tetap mengalir, dipastikan itu ialah air ketuban. Namun, kalau aliran terhenti, air tersebut merupakan urine. Segera cari pertolongan mendapatkan segera ke rumah sakit. Agar lebih terasa nyaman, kenakan pembalut selama perjalanan. Cara ini juga bisa membantu dokter menganalisis kondisi janin dalam rahim. Jangan menunda, pecah ketuban mungkin segera mendapat tindakan medis yang cepat. Hal ini demi menyelamatkan nyawa ibu serta janin. (WL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *