Tersebar Mitos Ribuan Ular adalah Jelmaan Manusia di Pulau Ular, Anda Berani Traveling ke Sini?

BERITALIVE – Ular laut yang terkenal berbisa menjadi begitu jinak dan mudah sekali disentuh di Pulau Ular.

Keunikan dan ”keramahan” ular-ular laut inilah yang kemudian menjadi daya tarik utama pulau yang berada di Kabupaten Bima,Nusa Tenggara Barat, tersebut.

Pulau tersebut sebetulnya merupakan sebuah batu karang seluas sekitar 800 meter persegi yang berjarak kurang lebih 500 meter dari bibir pantai di Desa Pai, Kecamatan Wera.

Karena batu karang ini menjadi habitat bagi ratusan, bahkan ribuan ular laut (Laticauda colubrina), warga sekitar menamainyaPulau Ular.

Pada Rabu (11/1/2017) pukul 14.00, suasana pantai di Desa Pai sepi. Hidman (45), nelayan, tersenyum dan menawarkan jasa antar menuju ke Pulau Ular. Ia meminta tarif Rp 10.000 per orang.

”Sepi Pak kalau hari biasa. Kalau hari Minggu atau hari libur bisa ratusan orang yang datang,” katanya.

Belum ada data akurat mengenai jumlah pengunjung karena sejak tahun 1990-an, ketika Pulau Ular menjadi obyek wisata, pengelolaannya dipegang warga sekitar tanpa pembukuan yang rapi.

Meski saat itu gerimis dan awan gelap menggantung di langit, Hidman memastikan kunjungan ke Pulau Ular bisa dilakukan.

Ia pun menyiapkan sebuah perahu motor berkapasitas 15 orang. Nelayan lainnya, Hasan (40), sudah di atas perahu siap mengemudi.

Perjalanan menuju Pulau Ular memakan waktu kurang dari 5 menit. Selama perjalanan itu, wisatawan disuguhi pemandangan Gunung Sangeang di sebelah utara.

JM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *