Tips Merawat Taman Vertikal

BERITALIVE – 1.Bila sedari awal telah diatur dengan cermat, pemeliharaan taman vertikal sesungguhnya lebih mudah daripada taman pada umumnya. Kebutuhan tanaman akan air selalu disuplai secara otomatis oleh timer yang mengatur kerja pompa. Air dialirkan dengan durasi tertentu kemudian merembes ke media tanam. Penyiraman dilakukan dari tanaman yang paling atas, kemudian air mengalir membasahi tanaman di bawahnya. Dengan cara ini penggunaan air akan jauh lebih hemat karena hanya diberikan secukupnya.

2.Yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai timer rusak atau tidak berfungsi tanpa Anda ketahui. Akibatnya bisa fatal karena tanaman kekeringan. Meski kerusakan timer jarang terjadi (karena dirancang untuk digunakan selama puluhan tahun), bila memang terjadi, siram tanaman dengan menyalakan pompa secara manual, sambil menunggu perbaikan.

3.Untuk merawat tanaman di dalam pot, gunakan tanah kompos khusus yang bisa dengan mudah kita beli di pedagang- pedagang tanaman hias. Pilih dasar pot yang berlubang karena bisa untuk meminimalkan kadar air dalam pot. Manfaatkan berbagai pupuk yang cocok (tanyakan saja pada ahlinya) untuk pertumbuhan tanaman.

4.Bersabarlah saat membuat taman vertikal karena tanaman perlu ditanam satu per satu dan tidak langsung menanam tanaman besar di dinding. Mulai dengan menanam biji lalu biarkan tanaman itu beradaptasi sehingga akarnya berkembang, kuat, dan tidak akan jatuh.

5.Taman vertikal dapat diaplikasikan di berbagai bangunan (outdoor maupun indoor), pagar, carport, serta dindingdinding pembatas lain sehingga terlihat lebih indah dan tidak monoton berupa dinding yang keras, tapi lebih terkesan alami. Bahkan dapat menyerupai lukisan yang sangat artistik. (WS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *