VAR: Awalnya Memang Sedikit Mengganggu, Namun Lama-lama Juga Terbiasa

BERITA LIVE– London – Raheem Sterling mengakui penggunaan awal VAR (Video Assistant Referee) akan sangat mengganggu. Tapi, semua itu hanya soal proses sebelum pemain akan menerima sepenuhnya.

VAR untuk pertama kalinya digunakan di Premier League musim ini. Meski liga sudah dimulai sejak Sabtu (10/8/2019) dini hari WIB saat Liverpool menghadapi Norwich City, VAR baru benar-benar beraksi di laga West Ham United kontra Manchester City malam ini.

Setidaknya ada tiga kali penggunaan VAR oleh wasit Mike Dean pada pertandingan itu. Pertama adalah ketika tidak mengartumerah pemain West Ham yang melanggar Rodri dengan keras di babak pertama.

Lalu, gol ketiga City seharusnya hadir lebih cepat sekitar menit ke-63 saat Gabriel Jesus membobol jala West Ham, tapi dianulir karena Sterling sebagai pemberi assist sudah terjebak offside.

Yang terakhir adalah ketika City mendapat penalti pada menit ke-85. Eksekusi Sergio Aguero sebenarnya bisa ditepis Lukas Fabianski, tapi wasit meminta diulang karena ada pemain yang bergerak duluan sebelum bola ditendang. Nah, ini menguntungkan City ketika Aguero berhasil mencetak gol.

Usai pertandingan, Sterling mengaku frustrasi dengan keputusan yang dibuat VAR tersebut. Memang Sterling terlihat kesal karena gol Jesus harus dianulir. Tapi, menurutnya, penggunaan VAR adalah sebuah proses yang nantinya akan diterima seluruh pemain.

“Sedikit sulit tentunya saat pertandingan berlangsung karena Anda ingin gol itu disahkan,” ujar Sterling kepada BT Sport terkait gol Jesus yang dianulir.

“Tapi pada akhirnya, selama keputusannya tepat, maka itulah yang terpenting,” sambungnya.

Berkat kemenangan 5-0 atas West Ham, City sementara memuncaki klasemen menggeser Liverpool ke posisi kedua.
(th)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *