Wajib Retribusi Pada Januari 2019 Bagi Pedagang Kaki Lima Yang Berjualan Di Skybridge Tanah Abang

BERITALIVE – Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengatakan 446 pedagang kaki lima (PKL) bisa menempati Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) atau skybridge Tanah Abang, Jakpus pada Desember 2018. Walaupun nantinya mereka akan melakukan pembayaran retribusi yang dilakukan pada Januari 2019.

“Tetap bisa (PKL) menempati. Kesepakatan kemarin Januari baru bayar, uang retribusi ke PD Pembangunan Sarana Jaya sebesar Rp 500 ribu,” katanya seperti dilansir dari Antara, Jumat (30/11/2018).

Sementara itu, 159 PKL akan ditempatkan di Blok F lantai 7 dengan jembatan penghubung karena keterbatasan tempat di area skybridge. Keamanan di sekitar JPM juga akan dijaga oleh tiga unsur, PT KAI, Pemkot Jakpus, dan PD Pembangunan Sarana Jaya dengan mengerahkan 21 orang petugas keamanan tiap harinya demi menghindari PKL susupan.

Untuk fasilitas yang diminta PT KAI, para pedagang dan pengguna JPM dapat memakai dua toilet portabel yang akan dilengkapi dengan tap kartu dan musala.

Rencananya nanti ada tap kartu untuk para pedagang agar bisa menggunakan toilet pada sepanjang hari, tapi hanya untuk membayar satu kali saja dan pengunjung atau penumpang juga dapat memakainya.

“Perluasan toilet akan kita lihat dulu seperti yang sudah tadi disampaikan, jika toiletnya masih kurang maka akan ditambah, musala kalau kurang besar kita masih ada ruangan jadi bisa ditambah lagi biar lebih besar,” ujar Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan.

Hasil dari peninjauan yang dilakukan pada Jumat berjalan dengan lancar, dengan harapan pada tanggal 7 Desember JPM Tanah Abang dapat melakukan grand opening agar penataan PKL dan kemacetan di Tanah Abang bisa segera teratasi. (VS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *