Wanita berusia 50-an di telan ular piton

BERITALIVE –¬†Kapolres Muna AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga mendatangi rumah Wa Tiba (54), yang tewas dimakan ular piton di Desa Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Agung didampingi wakilnya Kompol Yusuf Mars dan jajaran pejabat utama Polres Muna memberikan santunan kepada keluarga korban.

“Tali asih membantu biaya untuk sekolah anak korban yang cita-citanya ingin menjadi dokter,” kata Agung dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/6/2018).

Selain uang, Agung juga menyerahkan peralatan sekolah untuk anak Wa Tiba dan sembako untuk keluarga yang ditinggalkan. “Perlengkapan sekolah di antaranya sepatu, buku dan tas. Sembako di antaranya beras, mie instan dan telur,” jelas Agung.

Dia mengaku berempati dengan musibah yang dialami Wa Tiba dan duka mendalam yang dirasakan keluarga. Dia berharap bantuannya dapat meringankan beban keluarga korban.

“Kami empati dan memberikan perhatian kepada anak korban semoga dapat meringankan beban beliau.,” ujar Agung.

Nahas menimpa Wa Tiba, warga Desa Lohia, Kabupaten Muna, Sultra. Wanita berusia 54 tahun itu tewas dimakan ular sanca saat sedang mengecek kebunnya.

Peristiwa itu terjadi ketika Wa Tiba mengecek kebunnya di Desa Persiapan Lawela, Kecamatan Lohia, pada Kamis (14/6). Hingga Jumat pagi, Wa Tiba tidak kunjung pulang. Warga dan polisi lalu mencarinya dan menemukan ular sanca pada pukul 09.00 Wita.

Saat ditemukan warga, ular sanca itu tak bisa bergerak karena badannya membengkak. Ular itu dibawa warga dan saat badannya dibelah ditemukan jasad Wa Tiba.(IF)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *