Wisata Danau Toba Menjadi Salah Satu Prioritas Pilihan Presiden Jokowi

BERITA LIVE – SEJAK terpilih sebagai salah satu dari 4 destinasi super prioritas, pengembangan kawasan wisata Danau Toba terus digencarkan oleh pemerintah Indonesia.

Dari segi aksesbilitas, Danau Toba nantinya akan didukung oleh tiga bandara sekaligus yakni, Bandara Kualanamu, Bandara Silangit, dan Bandara Sibisa.

Selain itu, akses darat pun mulai mengalami peningkatan, seiring dibangunnya jalur tol dan perbaikan Jalur Lingkar Danau Toba serta Jalur Lingkar Samosir.

Untuk tahap pertama, Kementerian PUPR telah membangun Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sepanjang 61,7 km. Kemudian akan dibangun pula jalan tol Medan-Parapat.

Pembangunan infrastruktur dan aksesbilitas ini dinilai penting demi mendukung kelancaran akses wisatawan menuju kawasan Danau Toba dan sekitarnya. Hal tersebut dipaparkan secara gamblang oleh Thamrin B Bachri, Dosen Pariwisata sekaligus Tim Pemenangan Wonderful Indonesia.

Menurutnya, potensi wisata yang dimiliki Danau Toba sudah sangat memumpuni untuk dijual di pasar dalam negeri maupun mancanegara, namun harus didukung oleh akses yang baik.

Kita harus melihat Bali, mengapa dia mudah di jual? Tidak hanya masalah aksesbility, tapi keberadaan dari produknya itu memang saleable. Di bali kalau mau ke gunung terus ke pantai lagi hanya memerlukan waktu within one hours.

Sekarang di Toba, mau ke pinggir danau dan gunung perlu waktu yang sangat banyak karena aksesnya belum selancar Bali,” tutur Thamrin dalam Seminar Pengembangan Destinasi dan Pemasaran Terpadu Danau Toba, di Trans Luxury Hotel, Bandung, Jawa Barat.

Kemudahan akses inilah yang menjadi pertimbangan para wisatawan Nusantara, mengigat sebagian besar di antara mereka cenderung memiliki durasi liburan yang sangat terbatas. Bahkan terkadang hanya memanfaat libur akhir pekan.

Beruntung saat ini pemerintah sedang gencar-gencarnya membangun infrastruktur dan mengembangkan amenitas di kawasan Danau Tona.

Thamrin mengatakan, dengan adanya aksesbilitas serta perbaikian amenitas, packaging opportunity-nya pun diharapkan menjadi lebih banyak, serta berpeluang besar untuk dijual di pasar dalam negeri maupun internasional.    [dv] 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *