Alasan Serial Drama Korea “It’s Okay Not To Be Okay” Harus Ditonton

BERITA LIVE –  Isu kesehatan mental menjadi salah satu hal serius yang kini tengah jadi sorotan. Hal tersebut pun tergambar jelas di serial drama Korea “It’s Okay Not To Be Okay”, yang dibintangi Kim Soo Hyun dan Son Ye Ji.

Selain menggambarkan kondisi para penderita gangguan kesehatan mental, penonton juga ditunjukkan perjuangan dan bagaimana para pasien di sebuah Rumah Sakit Jiwa berusaha untuk sembuh dan melawan ketakutannya.

Tak sampai di situ, para penontonnya juga diajak untuk menghadapi ketakutan diri yang membuat hidup terasa berat. Sajian cerita yang segar dan kisah yang menggelitik hati pun membuat serial drama ini begitu seru untuk ditonton. Resep Koki Medan

Selain alasan di atas, berikut ini adalah alasan mengapa serial drama korea “It’s Okay Not To Be Okay” harus ditonton.

Menghadapi Penderita Gangguan Mental

Alasan Serial Drama Korea "It's Okay Not To Be Okay" Harus ...

Dari serial drama Korea ini, penonton bisa belajar bagaimana cara menghadapi seorang dengan gangguan kesehatan mental.

Ya, pemeran utamanya, Ko Moon Young yang diperankan Seo Ye Ji menderita gangguan kepribadian antisosial, di mana ia selalu mengabaikan perasaan dan hak orang lain.

Selain itu, pemeran utama pria, Kim Soo Hyun yang memerankan tokoh Moon Gang Tae, memiliki kakak dengan gangguan spektrum autisme.

Permainan Emosi

Alasan Serial Drama Korea "It's Okay Not To Be Okay" Harus ...

Cerita yang disajikan dalam serial drama ini pun mampu membuat perasaan penontonnya tercabik-cabik, berdebar, namun tetap menyenangkan.

Melansir laman Koreaboo, Seo Ye Ji dan Kim Soo Hyun mengaku, kisah dalam serial drama ini membuat mereka sedih saat pertama kali membaca skripnya.

Karakter Ko Moon Young pun membuat pemirsa melihat kembali kesulitan dalam hidup yang dijalani.

Tokoh Anti-Hero

Kim Soo Hyun Baper saat Baca Naskah 'It's Okay to Not Be Okay'

Meski Ko Moon Young adalah seorang penulis dongeng anak, namun sosoknya bukanlah menjadi seorang yang manis dan baik hati. Ia digambarkan sebagai sosok yang angkuh, egois, dan kasar, yang berbanding terbalik dengan harapan penonton.

Meski begitu, sosoknya tak akan membuat penonton membencinya, melainkan jatuh cinta dan sangat senang melihat penampilannya.

(AL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *