Ini Alasan Mengapa Kurma Merupakan Santapan Ideal Untuk Berbuka Puasa

Berita Live – Maka itu salah satu buah yang menjadi sangat populer di kala bukan Ramadhan tiba adalah kurma. Pasalnya, pada saat berbuka pyasa sangat di anjurkan untuk mengonsumsi kurma dan air putih, kurma juga di ketahui merupakan buah yang ideal untuk berbuka puasa.

Kurma mengandung karbohdrat yang kompleks, serat juga meneral. Kandungan tersebut cukup ideal untuk di konsumsi ketika berbuka puasa..

Selain kandungan karbohidrat kompleks, serta dan mineral kurma juga mengandung kalori yang cukup untuk memulihkan tenaga setelah berpusa selama kira – kira 14 jam lamanya.

Kurma tergolong ke dalam jenis buah yang memiliki komponen air, meskipun hanya sedikit. Sehingga, kurma menjadi pilihan pertama yang baik untuk berbuka puasa.

Kurma Baik Untuk Penderita Diabetes

Dianjurkan Saat Berbuka Puasa, Ini 5 Manfaat Kurma bagi Kesehatan Halaman all - Kompas.com

Konsumsi gula atau makanan dan minuman manis lainnya memang menjadi perhatian bagi penderita kencing manis maupun penderita diabetes. Namun, kadang kala keinginan untuk mengonsumsi sesuatu yang manis muncul pada penderita penyakit tersebut.

Jika sangat ingin mengonsumsi makanan manis, Ari menyarankan agar untuk makan kurma. Alasannya, karena indeks glikemik dalam kurma lebih rendah di bandingkan dengan gula pasir.

” Bagi penderita kencing manis dan diabetes, kurma menjadi pilihan makanan manis yang ideal di bandingkan dengan mengonsumsi makanan atau minuman manis lainnya yang manis berasal dri gula pasir, karena gula pasir memiliki indeks glikemik¬† yang lebih tinggi di bandingkan dengan kurma.

Konsumsi Kurma Untuk Ibu Hamik

22 Manfaat Kurma Bagi Kesehatan, Terbukti! | HonestDocs

Khasiat kurma memang sudah terbukti kebaikannya, namun mengonsumsinya dalam jumlah besar justur akan membawa manfat yang tidak baik bagi tubuh.

Maka itu bagi ibu hamik, konsumsi kurma perlu di perhatikan karena ibu hamik rawan sekali mengalami infeksi. Terlebih lagi, pengolahan buah kering yang kadang kala tidak hiigienis.

” Buah kering terkadang tidak higenis, karen terkadang kita lihat tempat produksi buah ang di keringakan hanya di hamparkan begitu saja. Saya sellyu menganjurkan agar para ibu hamik mencuci kurma terlebih dahulu dengan air panas secara cepar dna kemudian mengeringkannya sebelum di konsumsi. Ibu hamik sangat sensitif, jadi jangan sampai mereka diare,” Tanda Dwiana.

-Cr-

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *