Singapura  Mengambil Langkah Alternatif  Bila Korona Jadi Endemik

Berita Live– Pemimpin  Singapura menyatakan sudah Mengambil Langkah alternatif  mencegah pandemi korona akan menjadi endemik.

Endemik adalah virus yang ga kan bisa hilang dan selalu ada di bumi selama bertahun tahun.

Ini artinya pandemic korona bisa terus ada dari waktu ke waktu

Korona masih tergolong pandemi sebab infeksinya terus meningkat di segala penjuru dunia dan banyak pasien masih terus terpapar.

Namun fase endemik, angka infeksi akan menjadi relatif stabil selama bertahun-tahun, dengan akan muncul lagi secara berulang.

Bila saja skenario endemik jadi nyata, maka warga Singapura wajib divaksinasi secara rutin dari tahun ke tahun,  Seperti yang di sampaikan oleh Menteri Keuangan Lawrence Wong.

Adapun vaksinasi sekarang di negeri “Singa” sudah dimulai sejak 30 Desember pada tahun lalu dengan memakai vaksin buatan Moderna dan Pfizer.

Kapankah hal tersebut akan terjadi, mungkin belum bisa mengatakannya. Yang pasti Pemimpin tengah mempersiapkan suatu langkah untuk mengantisipasinya, terutama saat para ilmuwan dunia sampai di titik sepakat maka akan mustahil untuk memusnahkan virus korona ini dan manusia harus bisa hidup berdampingan dengan virus ini.” ucap Wong.

Ilmuwan dunia percaya pengaruh korona terhadap dunia mengenai kebutuhan, penyakit, dan kematian akan isolasi menjadi menurun secara perlahan.

Hal tersebut bisa terjadi pada saat banyak populasi global telah mendapatkan kekebalan karena terinfeksi Korona atau dari vaksinasi.

Lockdown Singapura Tidak ketat Lagi

Pada kesempatan yang sama, Wong sebagai Ketua Gugus Tugas mengatasi Korona Singapura mengutarakan Singapura ga punya rencana untuk memperketat lockdown.

“Kebijakan lockdown kecil mungkin akan berjalan dengan baik, bisa mulai dari menstabilnya angka infeksi korona.” tuturnya.

Menteri Wong menghimbau kepada warga Singapura tetap berwaspada dengan mengurangi aktivitas yang ga penting di luar rumah.

Singapura sedang melakukan lockdown Sejak 16 Mei. Kemungkinan lockdown dicabut pada 13 Juni bila angka penyebaran infeksi lokal sudah menurun.

Larangan pada lockdown kali ini adalah ga boleh makan di tempat. Warga wajib membawa pulang makanan atau minuman.

Larangan selanjutnya adalah Jumlah warga yang boleh berkumpul bersama dibatasi maksimal 2 orang.

Usai 10 bulan hampir 0 kasus infeksi disingapura, angka infeksi korona kembali melonjak sejak 27 April lalu dari klaster Rumah Sakit Tan Tock Seng.

Klaster terbesar dari ratusan infeksi kasus masih berasal dari Bandara terbang Changi.

Klaster virus korona di Singapura lainnya yang menyebar mulai dari perkantoran, pelabuhan Pasir Panjang, restoran, sekolah, pusat kursus, bangunan, kompleks penjara Changi, hingga asrama pekerja asing di Woodlands.

Data terakhir memperlihatkan jumlah kasus Korona di Singapura sebesar 61.970, di mana 241 pasien atau 0,39% sekarang sedang dirawat di rumah sakit. 290 pasien lainnya atau 0,47% sedang menjalani pemulihan secara isolasi mandiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *