Suara Pemain Soal Penundaan Liga 1

BERIYTA LIVE – Pemain-pemain Liga 1 tak bisa menutupi kekecewaan lantaran PSSI mengundur kompetisi sepak bola di Indonesia hingga tahun depan.
Liga 1 2020 yang baru berjalan tiga pekan dipastikan gagal berlanjut pada tahun ini. Setidaknya dua bulan lagi baru bisa diketahui nasib para aktor yang berkecimpung di dalamnya, termasuk para pemain.

“Sebagai pemain sedikit kecewa karena kita udah persiapan lama ternyata enggak jadi lanjut lagi,” kata pemain Madura United, Fachruddin Wahyudi Aryanto, yang dihubungi beritalive.com, Kamis (29/10) petang.

Liga yang terkatung-katung berarti pula kondisi keuangan pemain berada dalam situasi yang tak menentu, khususnya bagi pesepakbola yang 100 persen mengandalkan gaji sebagai pemain profesional.

“Mungkin ada pemain yang mencari pendapatan lain dan masih ada pendapatan per bulan. Tetapi yang berat kan yang hanya mengandalkan gaji dari bermain sepak bola,” tutur pemain PS TIRA Persikabo, Manahati Lestusen, melalui sambungan telepon.

“Soal gaji saya maunya ya paling tidak seperti sekarang, dibayar 50 persen, atau bahkan saya juga kepingin dibayar 100 persen. Tetapi kan saya melihat klub juga. Klub tanpa kompetisi kan berat ya, mereka dapat pemasukan dari mana? Kalau misalnya bisa dibayar 10 atau 25 atau 50 persen ya saya terima saja karena kan klub dalam posisi yang tidak mudah,” lanjut Manahati.

Mengenai pendapatan sebagai pesepakbola, mantan bek Timnas Indonesia Zulkifli Syukur, bakal terus berkomunikasi dengan Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) dan PSSI.

Terlepas dari soal finansial, pemain PSM Makassar itu mengaku tak terkejut dengan keputusan PSSI menunda kompetisi.

“Saya sudah prediksi sebelumnya kalau liga akan di mulai setelah pilkada sudah selesai dilaksanakan.” tulis Zulkifli dalam pesan singkat.

Sementara pemain Persebaya Surabaya, Hansamu Yama Pranata, tetap mencoba berpikir positif dari pengunduran Liga 1 hingga 2021 mendatang.

“Sebagai pemain pasti sedikit ada kecewa dengan ketidakjelasan liga kita sekarang. Soalnya kita sudah latihan juga, sempat juga melakukan uji coba, tapi liga kembali ditunda. Itu sayang sekali.”

“Tapi Alhamdulillah, bagusnya kita sudah mengetahui kira kira kapan selanjutnya liga kembali berjalan, insya Allah nanti tidak akan tertunda lagi dan berjalan sesuai rencana atas izin Allah tentunya,” tutur palang pintu Timnas Indonesia itu.
(AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *