Tak Hanya Sebagai Cita Rasa, Ini 6 Manfaat Kecap Manis Bagi Kesehatan

BERITA LIVE-

Kecap manis termasuk sebagai bahan pelengkap bagi beberapa olahan makanan, sehingga memiliki cita rasa yang lezat. Hampir sebagian kuliner khas Indonesia identik dengan penambahan kecap manis mulai dari sate, semur, nasi goreng.

Tak jarang rasa legit makanan terletak pada penggunaan kecap masih ketika sedang memasak. Walau kecap manis cukup sering digunakan saat mengolah bahan makanan, namun belum banyak yang memahami bahwa ada beragam manfaat positif untuk kesehatan tubuh.

1. Mampu membantu menurunkan kolesterol

1. Mampu membantu menurunkan kolesterol

Kedelai hitam yang menjadi bahan dasar dari pembuatan kecap manis memiliki manfaat positif untuk kesehatan.

Olahan makanan yang diberi tambahan kecap manis dapat membantu menurunkan kolesterol jahat di dalam tubuh. Manfaat ini bisa dirasakan karena memiliki kandungan yang rendah kolestol mulai dari vitamin B6, folat, potasium, quercetin, saponin dan serat.

Kandungan tersebut juga mampu melindungi organ jantung dari berbagai risiko masalah kesehatan.

Tingkat produksi kolesterol dapat diturunkan melalui kandungan antosianin dan isoflavon yang ada di kecap manis, sehingga mampu mengurangi tekanan darah dalam tubuh.

2. Memperlancar sistem pencernaan, sehingga dapat mencegah sembelit

2. Memperlancar sistem pencernaan, sehingga dapat mencegah sembelit

Kecap manis sering sekali digunakan untuk menambah cita rasa dalam berbagai masakan. Tak hanya dapat membuat makanan lezat, namun kecap manis kaya akan nutrisi.

Sebagai makanan sehat, kedelai hitam yang diolah menjadi kecap manis memiliki beberapa kandungan. Ada lemak, karbohidrat serta tinggi protein yang mampu memberikan manfaat untuk kesehatan.

Jika dikonsumsi sesuai dengan porsinya, kecap manis mampu membantu memperlancar sistem pencernaan. Hal ini dikarenakan dapat meningkatkan asupan bakteri baik di dalam usus besar.

3. Membantu menurunkan berat badan dengan asupan bernutrisi

3. Membantu menurunkan berat badan asupan bernutrisi

Perlu diketahui bahwa ada nutrisi lain yang terkandung dalam kedelai hitam yakni serat, zat besi, vitamin K, mangan, magenesium, tembaga, riboflavin dan antioksidan.

Dengan beragam kandungan yang dimiliki di dalam kecap manis, maka olahan makanan dengan tambahan bahan ini dapat meningkatkan kesehatan.

Kecap manis mampu membantu menurunkan berat badan secara optimal dan alami. Serat yang dimiliki oleh kecap manis akan membantu seseorang kenyang lebih lama.

Setidaknya rasa kenyang tersebut dapat menurunkan nafsu makan, sehingga dapat mengurungkan niat untuk mengonsumsi makanan terlalu banyak.

4. Menjaga kesehatan tulang agar tetap optimal

4. Menjaga kesehatan tulang agar tetap optimal

Keledai hitam tidak hanya mampu menurunkan nafsu makan saja, namun memberikan manfaat karena mampu menjaga kesehatan tulang.

Perlu diketahui bahwa kedelai hitam yang telah diolah menjadi kecap manis mempunyai senyawa alami. Senyawa tersebut ikut berkontribusi dalam membantu menjaga kesehatan tulang.

Kecap manis yang diolah ke dalam berbagai jenis makanan dapat memberikan kekuatan pada tulang, sehingga menjaga struktur serta kelenturannya. Tulang dan sendi bisa terjaga dengan baik, apalagi kecap manis mengandung kalsium, magnesium, zinc, zat besi, tembaga, fosfor dan mangan.

5. Mencegah risiko penyakit jantung koroner

5. Mencegah risiko penyakit jantung koroner

Penyakit jantung koroner bisa terjadi pada siapa saja, termasuk mereka yang kurang menjaga kesehatan dan pola makannya.

Maka dari itu, penting sekali mengonsumsi makanan yang tepat agar risiko penyakit jantung koroner dapat diatasi dengan baik. Kecap manis yang berasal dari kedelai hitam bisa menjadi rekomendasi, sehingga dapat menjaga kesehatan jantung.

Tak hanya memiliki kadar kolesterol yang rendah saja, namun kecap manis dilengkapi dengan kandungan lain yang mampu melindungi organ jantung.

Vitamin B6, potasium, folat, quercetin, saponin dan serat mampu mencegah berbagai kerusakan yang terjadi pada area pembuluh darah dan jantung agar tidak dapat memicu penyakit jantung.

(Sl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *